Jumat, 17 Januari 2014

Seorang mahasiswi pada semester awal.
ia memiliki niat yang kuat untuk melanjutkan pengetahuan mengenai pelajaran lebih jauh dibangku kuliah pada salah satu Perguruan Tinggi di kota Jambi.
pada saat itu ia sangat tekun, terampil, rajin, dan memiliki banyak teman.
hingga semua mata kuliah ia sukai. Namun suatu hari disaat ia menerima KHS (Kartu Hasil Studi), ia murung, kesal, dan bersedih. Dengan bergumam di dalam hatinya, ia berkata “ya allah kenapa IP saya rendah, dan kenapa teman yang kurang tahu dari saya IP nya lebih tinggi dari pada saya”.
(semua belum berhenti sampai disini)
selanjutnya, ia kembali menemui ujian, dengan cara ia sangat di kenal dan diperhatikan oleh seorang Dosen(se mahram dengan nya)
namun sempat sangat jelas terdengar ditelinganya, ada salah seorang mahasiswi lain berkata “kenapa kita sering maju pelajaran dosen ini, nilai kita tetap B juga, sedangkan yang jarang maju di kasih nya A”
sangat ia sayangkan krn dikelas itu hanya ia yang mendapat nilai A dari dosen tersebut , maka pantaslah jika setelah mendengar kata-kata itu dengan spontan jantung nya sangat teramat berdetak dengan kencang.
(setiap manusia memilki perasaan yang hampir sama, lembut, halus, mudah tersinggung, namun ia tahu mana manusia yang menyinggung nya dan mana yang tidak)
ia bukan lah orang yang pintar, bahkan mengerjakan soalpun ia masih bertanya kepada temannya yang lebih mengetahui. Tapi disini dengan TEGAS ia merasa pantas dengan nilai A tersebut, karena ia tidak pernah absen setiap pelajaran dosen tsb, tugas selalu ia kerjakan (meskipun sering bertanya pada teman yang lebih tahu), ia pun sering maju mengerjakan soal di papan tulis, ujian pun ia isi semua walaupun ia tidak tahu benar atau salah.
ingin tahukan kenapa ia bisa terlihat begitu dikenal oleh seorang dosen ini, maka inlah jawabannya :
” ia sering bertemu dosen ini ketika dimusolah, sholat bersama, berbicara bersama, masuk kedalam ruangan bersama, bahkan ia sering menjadi mahasiswi pertama yang masuk pada pelajaran dosen tsb,dan mungkin nama ia lebih mudah di ingat krn nama nya banyak yg menggunakan(pasaran)”
Suatu ketika ia bercerita pada yg ia percaya, lalu ia diberikan petuah,nasehat, dan sebuah video motivasi, berikut videonya :


setelah melihat dan mendengar nasehat dan video tsb, Ia pun tersadar tak sepantasnya Ia mengeluh dengan semua itu, karena nilai yang mungkin tinggi belum lah tentu mamapu membuktikan bahwa ia yang terhebat, Namun Skill dan kemampuanlah yang mampu membuatnya lebih berarti dan dapat diperhatikan :)
wahai sahabat ku, inilah sepenggal cerita, yang dapat di ambil manfaatnya dan dibuang yang tidak bermanfaatnya, mari buatlah 100 cita-cita mu pada secari kertas dan titpkan penghapusnya pada Allah, agar ia menghapus cita-citamu yang kurang tepat.
#Terkadang Allah rindukan umatnya, ia pasti berikan ujian dan inginkan ia menangis dan mengadu pada-Nya :)

0 komentar:

Posting Komentar